Jumat, 12 Maret 2010

Pasar Senen Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar

Do you want to share?

Do you like this story?

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
JAKARTA - Pasar Inpres Senen di Jakarta Pusat terbakar hebat. Peristiwa yang terjadi Rabu tengah malam hingga menjelang dini hari kemarin (Kamis, Red) itu meludeskan ratusan kios.

Menurut beberapa saksi yang ditemui Indo Pos (Jawa Pos Group), api mulai terlihat menjilat-jilat pukul 23.40 dari lantai satu. Tak lama berselang, api menjalar ke lantai dua. Sedikitnya 30 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan si jago merah tersebut.


Tak mudah untuk memadamkan api yang menjalar begitu hebat. Baru setelah tiga jam api bisa ditaklukkan. Itu pun kondisi ratusan kios di Pasar Senen sudah rata dengan tanah, hangus terbakar. Kios-kios itu, antara lain, menjual sepatu, pakaian, dan aneka macam tas. Hingga tadi malam, belum ditemukan adanya korban jiwa dalam musibah tersebut.

Kebakaran di Pasar Senen itu memunculkan kecurigaan di kalangan sebagian pedagang. Mereka menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membakarnya. Misalnya, yang dilontarkan Ade, salah seorang pedagang di Pasar Senen.

''Sebelum terjadi kebakaran, kami beberapa kali diminta pindah lokasi ke bagian dalam gedung. Tapi, permintaan itu selalu kami tolak karena tidak strategis,'' ujar pria 32 tahun tersebut. ''Pengelola beralasan lokasi lama hendak direnovasi,'' ungkapnya.

Soal kecurigaan bahwa kebakaran itu disengaja dibantah Manajer Area II PD Pasar Jaya (pengelola Pasar Senen) Ivo Edwin Ariyanto. ''Itu tidak benar. Tuduhan tersebut sama sekali tak beralasan. Kami saat ini menyerahkan kasus ini ke polisi untuk menyelidiki penyebabnya,'' tegasnya di lokasi kebakaran.

Dia menyatakan, sumber api diduga berasal dari perbatasan antara blok 4 dan 5 gedung proyek Pasar Senen. Dijelaskan, lokasi yang terbakar itu berisi 2.337 kios yang sebagian besar merupakan penjual tas, sepatu, dan pakaian. ''Tapi yang terbakar sebagian saja,'' imbuhnya.

Selanjutnya, Edwin berjanji segera merelokasi para pedagang agar tetap bisa berjualan dengan membuatkan lokasi darurat di tempat kosong yang ada dan dapat digunakan.

Di bagian lain, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki. ''Semua masih diselidiki. Termasuk dugaan adanya unsur kesengajaan dan kemungkinan hubungan arus pendek listrik. Kami akan bekerja cepat untuk mencari penyebabnya dan kerugian materi,'' tegasnya.

Sumber : www.jawapos.com

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)