"Berdasarkan perkiraan BMKG Jambi, selama Maret dan April 2010 berpeluang besar terjadi cuaca ekstrem di Kota Jambi dan sekitarnya, yakni terjadi hujan deras disertai petir dan angin kencang," kata Koordinator Prakirawan Stasiun BMKG Jambi Kurnianingsih, Rabu (10/3).
Menurut dia, cuaca ekstrem terjadi karena letak geografis Provinsi Jambi dekat dengan garis Khatulistiwa atau Ekuator.
Ia menjelaskan pada Maret ini matahari berada di dekat garis Ekuator, sehingga dengan banyaknya panas yang diterima wilayah Provinsi Jambi menyebabkan tingginya penguapan air. "Ini memacu pembentukan awan yang menyebabkan hujan disertai angin kencang dan petir," katanya.
Selain itu, kata dia, pada Maret ini merupakan puncak musim hujan, sehingga menambah faktor terjadinya cuaca ekstrem.
Ia mengatakan cuaca ekstrem diperkirakan akan sering terjadi pada malam hari dan menjelang pagi. "Namun, tidak menutup kemungkinan pada sore hari atau bahkan sepanjang hari," katanya.
Oleh karena itu, Kurnianingsih minta masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadi cuaca ekstrem pada Maret dan April. "Harus diwaspadai, karena datangnya bisa mendadak. Seperti hari ini hujan deras disertai angin kencang dan petir terjadi sejak subuh hingga siang hari," katanya.
Bahkan, menurut dia terkadang saat panas terik matahari, kemudian tiba-tiba terjadi awan gelap dan turun hujan.
Ia mengatakan karena pada Maret ini merupakan puncak musim hujan, masih berpotensi besar terjadi banjir, dan ini juga perlu diwaspadai.
Apalagi, kata dia, permukaan air Sungai Batanghari dan beberapa sungai lainnya di Jambi masih tinggi, sehingga harus selalu diwaspadai.
Sumber : www.mediaindonesia.com
0 komentar:
Posting Komentar