"Getarannya luar biasa. Bebatuan ukuran sedang bergesekan, sehingga membuat getaran sangat terasa," kata Sertu Heri Supriyanto dari Koramil XVII Salam, yang berjaga di sekitar lokasi kepada Tribun Jogja.
Warga yang menyemut di sekitar 50 meter dari arus diminta menjauh. Petugas pengamat banjir lahar dingin dan beberapa TNI memberi anjuran kepada warga untuk tidak mendekat dengan pengeras suara.
"Jangan mendekat. Arus semakin deras. Jangan membahayakan diri sendiri," seru seorang petugas. Sebelumnya, warga yang menyaksikan lahar dingin Kali Putih erlarian panik saat tebing tempat mereka berdiri tergerus dan ambrol.
Sumber : www.tribunnews.com
0 komentar:
Posting Komentar