KECAMAN demi kecaman terus ditunjukkan oleh umat Islam di dunia terhadap film yang berjudul “ Innocence of Muslims”, juga majalah Prancis “Charlie Hebdo” yang mengeluarkan kartun Nabi Muhammad SAW. Kecaman dengan mengutuk kaum kafir tersebut juga dilakukan oleh DPD II HTI Kuala Simpang, Sabtu (22/9).
Aksi yang dilakukan di Jalan Ir. H. Juanda, Karang Baru Aceh Tamiang, tepatnya depan Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut terlihat mengundang banyak perhatian masyarakat setempat, khususnya para pengguna jalan.
Dalam orasi pertama yang disampaikan oleh Darliansyah, S.Pd menjelaskan bahwa perbuatan pelecehan tersebut bukannlah yang pertama kalinya dilakukan oleh musuh-musuh Islam. Mereka sudah berulangkali menodai hal-hal yang disucikan oleh kaum muslim. Bahkan dikarenakan kedengkian mereka terhadap umat Islam, seluruh Negara kufur member kesempatan untuk menyerang umat Islam dan apa-apa yang disucikan oleh umat.
Dalam aksi yang menghadiri puluhan massa tersebut mengecam, mengkutuk sekaligus menuntut hukum mati kepada seluruh pembuat film “ Innocence of Muslims” dan majalah “Charlie Hebdo” karena sudah jelas-jelas menghina Rasulullah SAW dan Islam.
Pada kesempatan yang sama, orasi kedua yang disampaikan oleh Iqbal, SH.I juga menjelaskan bahwa perbuatan tersebut adalah merupakan hasil dari ide sampah sekulerisme, liberalisme dan demokrasi. Dan kaum kafir tersebut tidak akan pernah berhenti menghina, menghasut dan melakukan banyak hal-hal lain sampai kita masuk belah mereka. Oleh karena itu, ianya mengajak seluruh kaum muslimin untuk bersatu, bersemangat bahu membahu membela kehormatan Nabi Muhammad SAW dan menolak keras doktrin yang tidak islami seperti sekulerisme, liberalism dan demokrasi serta sungguh-sungguh dalam memperjuangkan tegaknya Syari’ah dan Khilafah di bumi Allah ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap Allah dan Rasul, karena hanya dengan Daulah Khilafah Islamiyah kesucian Islam akan selalu terjaga.
Sebagai akhir dari aksi kecaman tersebut, orator ketiga Arifin juga dengan semangat membacakan seruan Hisbut Tahrir Indonesia yang berisi tentang tuntutan, mengutuk juga menyeru kepada seluruh kaum muslimin untuk lebih bersemangat dalam berjuang menegakkan hukum Allah secara kaffah. Selanjutnya, setelah membacakan do’a, massa membubarkan barisan secar tertib. [] Musri
0 komentar:
Posting Komentar