Jumat, 08 Juni 2012

Catatan Facebook

Do you want to share?

Do you like this story?

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)
Hai orang serampangan..
Sadarilah keadaanmu, kau adalah setetes air
Tapi kau pun adalah samudera tak bertepi
Mengapa kau terjebak mantera keminderan?
Sadarilah bahwa dalam dirimu, amukan banjir tersembunyi

Hatimu adalah penjaga risalah Tuhan yang tersembunyi
Sambil menunggu waktu untuk menjelma dalam sistem dunia ini
Jika kau sadari, kau memiiki perlengkapan yang diperukan
Yang dapat kau gunakan untuk menundukkan seluruh jagad

Hai pelupa..
Apakah kau ingat dengan perjanjian yang telah kau buat dengan Tuhan
Kau adalah orang bododh yang puas dengan hanya beberapa tangkai tunas
Padahal kau dapat mambawa bunga dari taman ini
Apakah yang ada dalam hatimu dapat diekspresikan dalam nyanyianmu
Seperti anggur di dalam botol yang dapat terlihat seperti halnya dapat tersembunyi

======================================

Karena sifat yang dimilikinya, mereka tidak dapat shalat dalam sikap berdiri lurus
Dalam jiwa mereka tidak ada keinginan yang dapat tumbuh
Atau jika pada semua itu keinginan memanifestasikan diri, ia tetap liar

Kalaupun ritual haji terus berlangsung, itu tidak memiliki arti
Karena pedang yang dihunus kaum Muslim telah menjadi tumpul
Itu akibat keputusasaan sehingga kebanyakan dari mrk tlh dimanjkan dgn bid'ah baru
Bahwa pada abad ini jihad menjadi terlarang bagi kaum Muslim

=======================================

Jalan hidup santaimu menghilangkan keberanianmu
Di gurun pasir, kau adalah samudera
Tapi di taman, kau menjadi arus yang kecil
Apabila kau menusuk ke akarmu, kau adalah kekuatan yang besar
Apabila kau berbalik pada keimananmu, kau tersebar seperti keharuman bunga

Pelajarilah rahasia-rahasia hidup dari tetesan air
Kadang-kadang ia menjadi mutiara
Kadang-kadang menjadi embun
Dan kadang-kadang menjadi air mata

Bangkitkan kembali keimananmu
Ia merupakan sebuah kekuatan besar
Bagaimana mungkin kau hidup bila jantung tidak berdenyut di dalam raga
Kemuliaan umatmu berada di dalam kesatuannya
Ketika kesatuan itu telah tiada, kau dipermalukan di dunia

Satu individu ada karena keterikatannya dengan umat itu
Sendirian ia bukan sesuatu apapun
Sebuah gelombang adalah gelombang di sungai
tetapi di luar sungai, ia bukan apa-apa.




Catatan Gunawan Al Ghifary

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 komentar:

Posting Komentar

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)